September 26, 2020

Transaksi dan Kejadian dalam Akuntansi

Setiap istilah fakta akuntansi memiliki arti tersendiri yang memiliki arti berbeda secara umum bagi masyarakat. Transaksi (transaksi) dan peristiwa ekonomi (peristiwa ekonomi) dalam akuntansi juga berbeda. Perbedaan antara transaksi dan peristiwa ekonomi dalam akuntansi akan dibahas sebagai berikut.

Arti Transaksi Kejadian

Sesuai dengan prinsip prinsip akuntansi, peristiwa ekonomi (peristiwa ekonomi) adalah semua fenomena yang dilakukan untuk entitas yang dapat menimbulkan persamaan akuntansi. Apa artinya mempengaruhi persamaan akuntansi? Insiden tersebut dapat menambah atau meningkatkan jumlah akun dalam berbagai jenis pelaporan keuangan termasuk aset, kewajiban, modal / ekuitas, pendapatan, keuntungan, pengeluaran, dan kerugian.

Peristiwa ekonomi dalam konsep kebijakan akuntansi membutuhkan pencatatan transaksi keuangan yang dikenal dengan istilah jurnalistik sebagai titik awal dalam penyusunan laporan keuangan. Peristiwa ekonomi yang mempengaruhi entitas, bagaimanapun, tidak kalah pentingnya dengan persamaan akuntansi yang disajikan sebagai catatan dalam laporan keuangan.

Yang dimaksud dengan transaksi akuntansi adalah interaksi bisnis antara entitas lain dengan entitas lain yang menghasilkan aktivitas berupa transfer aset dengan aset, transfer aset dengan ekuitas, dan
tanggung jawab yang meningkat sebagai akibat dari pihak lain yang menerimanya. Dua karakteristik penting dari sebuah transaksi adalah sebagai berikut.
Sebuah. Transaksi reguler lebih dari dua pihak khusus untuk perusahaan besar. Transaksi penjualan juga melibatkan bank sebagai pihak ketiga, bukan hanya penjual dan pembeli.

Transaksi pasti mempengaruhi persamaan dasar akuntansi.

Transaksi dapat mengubah posisi keuangan dan kepemilikan kekayaan antara kedua pihak. Transaksi publik dilakukan melalui penggunaan finansial dan kepemilikan produk dengan barang dan jasa. Transaksi dapat dilakukan oleh individu dan organisasi atau perusahaan. Transaksi juga dapat dilakukan di dalam perusahaan atau antara perusahaan dengan pihak eksternal perusahaan atau individu.

Jenis Transaksi dan Peristiwa dalam Akuntansi

Transaksi terbagi dalam dua jenis, yaitu transaksi internal dan eksternal. Transaksi internal adalah transaksi yang dilakukan di lingkungan internal perusahaan dan hanya kepada pihak lain di dalam perusahaan. Contoh transaksi internal antara pembayaran gaji karyawan dan alokasi beban perusahaan. Transaksi eksternal adalah transaksi yang terjadi antara pihak internal dengan pihak eksternal perusahaan phak dan membutuhkan keterlibatan pihak eksternal sebagai mitra usaha.

Contoh transaksi eksternal antara lain membeli bahan mentah, menjual produk perusahaan, melunasi hutang usaha, dan lain sebagainya. Sementara kejadian di bidang akuntansi tidak bervariasi, ada contoh kegiatan seperti rencana perubahan pemerintah, masalah keuangan yang serius kepada vendor perusahaan, kurangnya pasokan barang dari pemasok, dan sebagainya.

Sumber: blog.malavida.co.id