December 3, 2020

Pengertian Resiko

Pengertian Resiko

Resiko merupakan kata yang sudah kita dengar hampir setiap hari, biasanya kata tersebut mempunyai konotasi yang negatif, sesuatu yang tidak kita sukai, sesuatu yang ingin kita hindari.

Dengan demikian resiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang tidak pasti yang dihadapi oleh seseorang atau perusahaan yang dapat memberikan dampak yang merugikan.[1] Bagaimana jika kemungkinan yang dihadapi dapat memberikan keuntungan yang sangat besar, dan walaupun mengalami kerugian sangat kecil sekali. Misalnya saat kita membeli lotere. Jika beruntung maka akan mendapat hadiah yang sangat besar, tetapi jika tidak beruntung uang yang digunakan membeli lotere yang relative kecil, apakah ini termasuk tergolong resiko? Maka jawabanya adalah hal ini juga tergolong resiko, selama mengalami kerugian walaupun sekecil apapun itu di anggap sebagai resiko.

Resiko berhubungan dengan ketidakpastian. Ketidakpastian ini terjadi oleh karena kurangnya atau tidak tersedianya informasi yang menyangkut apa yang akan terjadi. Ketidakpastian yang dihadapi perusahaan bisa berdampak merugikan atau mungkin saja menguntungkan. Apabila ketidakpastian yang dihadapi berdampak menguntungkan maka ini yang dikenal dengan istilah kesempatan (opportunity). Sedangkan ketidakpastian yang berdampak merugikan dikenal dengan resiko (risk).

Ketidakpastian itu sendiri melekat pada hidup dan kehidupan kita di dunia,tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi hari esok, bukan hanya masalah untung atau rugi di dunia, bahkan kepastian akan masuk surga sebagai puncak keberuntungan manusia atau masuk neraka sebagai puncak kerugian pun juga tidak ada yang tahu, tidak ada jaminan bahwa suatu usaha pasti selalu mendatangkan keuntungan, pasti selalu ada kerugian setelah terjadi. Hanya Allah SWT yang mengetahui apa yang akan terjadi besok, setiap manusia harus menyadari bahwa resiko dan ketidakpastian adalah bagian dari rahasia Allah SWT.[2]

Sedangkan manajemen risiko dapat didefinisikan sebagai suatu metode logis dan sistematik dalam identifikasi, menentukan sikap, menetapkan solusi, serta melakukan monitor dan pelaporan risiko yang berlangsung pada setiap aktivitas atau proses.[3]

  1. Jenis Risiko

Risiko dapat dibedakan dengan berbagai macam cara, antara lain:

  1. Menurut sifatnya risiko dapat dibedakan ke dalam:
  2. Risiko yang tidak disengaja (risiko murni), adalah risiko yang apabila terjadi tentu menimbulkan kerugian dan terjadinya tanpa disengaja.
  3. Risiko yang disengaja (risiko spekulatif), adalah risiko yang sengaja ditimbulkan oleh yang bersangkutan, agar terjadinya ketidakpastian memberikan keuntungan kepadanya.
  4. Risiko fundamental, adalah risiko yang penyebabnya tidak dapat dilimpahkan kepada seseorang dan yang menderita tidak hanya satu atau beberapa orang saja, tetapi banyak orang.
  5. Risiko khusus, adalah risiko yang bersumber pada peristiwa yang mandiri dan umumnya mudah diketahui penyebabnya.
  6. Risiko dinamis, adalah risiko yang timbul karena perkembangan dan kemajuan (dinamika) masyarakat di bidang ekonomi, ilmu dan teknologi.
  7. Dalam bidang usaha, risiko-risiko yang diperkirakan muncul dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
  8. Risiko yang dapat diasuransikan, yaitu kemungkinan penyimpangan yang tidak diharapkan yang dapat menimbulkan keragu-raguan. Kemungkinan penyimpangan itu dapat dialihkan ke dalam suatu perjanjian pertanggungan atau asuransi, dengan maksud untuk membagi risiko itu dengan pihak lain yang bersedia menerima peralihan atau pembagian tersebut.

Yang termasuk risiko yang dapat diasuransikan diperkirakan muncul dalam suatu usaha, antara lain:

1)      Risiko kecelakaan diri

2)      Risiko sakit

3)      Risiko kematian

4)      Risiko kebakaran

  1. Risiko yang tidak dapat diasuransikan, yaitu risiko tersebut tidak dapat dialihkan ke dalam suatu perjanjian atau asuransi, dengan maksud membaginya. Hal ini karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Diantaranya, yaitu:

1)      Risiko kebakaran

2)      Risiko kecelakaan

3)      Risiko pemasaran dan penjualan

sumber :

https://promo-honda.id/sabak-dari-babylonia-timbulkan-spekulasi-penemu-trigonometri/