August 9, 2020

EVALUASI KRITIS AKUNTANSI KONVENSIONAL

EVALUASI KRITIS AKUNTANSI KONVENSIONAL

Pengenalan beberapa konsep dari nilai mendasar akuntansi konvensional saat ini adalah bersifat kontradiksi bagi masyarakat islam. Sebab secara mendasar hal tersebut berhubungan dengan bunga atau riba. Riba adalah sesuatu yang diharamkan. Disamping itu, ada beberapa unsur yang masuk dalam kategori gharar. Banyak isu lain, sebagaimana yang diharapkan oleh akuntan muslim. Demikian pula Dewan Pengawas Syariah yang secara efektif mengontrol mekanisme akuntansi.

Masalah penting yang perlu diselesaikan adalah perlunya akuntansi syariah yang dapat menjamin terciptanya keadilan ekonomi melalui formalisasi prosedur, aktivitas, pengukuran tujuan, pengendalian, dan pelaporan yang sesuai dengan prinsip syariah, dengan memfokuskan pada dua ide dasar dalam akuntansi konvensional yang dianggap bermasalah dan tidak sesuai dengan orang muslim. Masalah pertama berhubungan dengan fondasi filsafat dan kedua berhubungan dengan peran dan fungsi akuntansi dalam masyarakat.

Secara umum dapat dikatakan disini, bahwa masalah rasionalisme sebagai suatu dasar dalam pengembangan akuntansi saat ini. Didalamnya terdapat tiga gambaran kontradiktif menutut pandangan islam, yaitu : pertama, akuntansi konvensional didasari oleh penolakan agama dan metafisika serta menempatkan negara sebagai kekuatan yang berkuasac. Hal ini berlawanan dengan konsep islam. Bagi seorang muslim, syariah merupakan suatu kekuatan petunjuk yang mengarahkan seluruh aspek kehidupan manusia dan mempertanggung jawabkan secara penuh kepada Tuhan. Selanjutnya konsep syariah ini berhubungan dengan hal yang berbentuk ibadah dan berkah kepada dan dari Allah SWT. Kedua, kepercayaan dan nilai dasar akuntansi konvensional yang berdasarkan pada konsep kepentingan pribadi tanpa mempedulikan kepentingan sosial. Ketiga, akuntansi konvensional mempercayai bahwa manusia tidak memiliki konsepsi yang melekat mengenai kadilan tetapi manusia memiliki sifat pengambil peluang.

RECENT POSTS