October 24, 2020
Hubungan Yadnya Dengan Tri Guna

Hubungan Yadnya Dengan Tri Guna

Hubungan Yadnya Dengan Tri Guna

Hubungan Yadnya Dengan Tri Guna

Dilihat dari segi kualitas tri guna yang melatar belakangi pelaksanaan yadnya, Bhagawadgita membedakan tiga jenis yadnya, yaitu :

Ø Sattwika Yadnya

Adalah yadnya yang dilaksanakan dengan keiklasan tanpa mengharapkan hasilnya dan dilaksanakan sebagai suatu kewajiban yang patut dilaksanakan, serta sesuai dengan sastranya.

Aphalakanksibhir yajno vidhi-drsto ya ijyate,
Yastavyam eveti manah samadhaya sa sattvikah
(bhagawadgita.XVII.11)
Artinya :
Yadnya yang dihaturkan sesuai dengan sastranya, oleh mereka yang tidak mengharapkan buahnya dan teguh kepercayaannya, bahwa memang sudah kewajibannya untuk beryadnya, adalah satwika(baik)

Ø Rajasika Yadnya
Adalah yadnya yang dipersembahkan dengan motivasi untuk memamerkan kemampuan serta terikat dengan keinginan untuk memperoleh buahnya.

Abhisandhaya tu phalam dambhartham api caiva yat,
Ijyate bharata-srestha tam yajnam vidhi rajasam
(bhagawadgita. XVII.12)
Artinya :
Akan tetapi apa yang dihaturkan degan pengharapan akan buahnya atau hanya untuk memamerkan, ketahuilah oh arjuna, bahwa yadnya itu adalah rajasika(bernafsu).

Ø Tamasika Yadnya
Adalah yadnya yang dilaksanakan secara sembarangan, tidak sesuai dengan ketentuan sastranya, tidak ada makanan yang dibagi-bagikan, tidak ada mantra, syair yang dinyanyikan, tidak ada daksina, serta tidak dilandasi keyakinan dan kepercayaan.

Vidhi-hinam asrstannam mantram-hinam adaksinam,
Sraddha-vivirahitam yajnam tamasam paricaksate.
(bhagawadgita, XVII.13)
Artinya:
Yadnya yang tidak sesuai degan petunjuk, dengan tidak ada makanan yang dibagi-bagikan, tidak ada mantra, syair yang dinyanyikan dan tidak ada punia daksina yang diberikan, tidak mengandung kepercayaan, mereka sebut yadnya yang tamasika(bodoh).

Dengan demikian tinkat kualitas yadnya dibedakan atas dasar pengaruh tri guna yang memberi motivasi dalampelaksanaannya.Dalam tingkatan ini besar kecilnya tingkatan yadnya tidak menjadi ukuran, namun tingkat spiritual suatu persembahan/yadnya lebih ditentukan oleh sradha, bakti, keimanan, keiklasan serta jauh dari rasa ego


Sumber: https://ironmanfactory.com/