December 2, 2020

  Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara

  Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara

Setiap negara tentunya akan selalu melindungi hasil produksinya sendiri. Mereka tidak ingin hasil produksinya tersaingi oleh hasil peoduksi dari luar negeri. Oleh karena itu, setiap negara akan memberlakukan kebijakan untuk melindungi barang-barang dalam negeri. Salah satunya dengan menetapkan tarif impor. Apabila tarif impor tinggi maka produk impor tersebut akan menjadi lebih mahal daripada peoduk dalam negeri sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kurang tertarik untuk membeli produk impor. Hal itu akan menjadi penghambat bagi negara lain untuk melakukan perdagangan.

  1. e)Terjadinya Perang

Terjadinya perang dapat menyebabkan hubungan antarnegara terputus. Selain itu, kondisi perekonomian negara yang sedang berperang tersebut juga akan mengalami kelesuan. Hal ini dapat menyebabkan perdagangan antarnegara akan terhambat.

  1. f)Adanya Organisasi – Organisasi Ekonomi Regional

Biasanya dalam satu wilayah regional terdapat organisasi – organisasi ekonomi. Tujuan organisasi – organisasi tersebut adalah untuk memajukan perekonomian negara – negara anggotanya. Kebijakan serta peraturan yang dikeluarkannya pun hanya untuk kepentingan negara – negara anggota saja. Sebuah organisasi ekonomi regional akan mengeluarkan peraturan ekspor dan impor yang khusus untuk negara anggotanya. Akibatnya apabila ada negara di luar anggota organisasi tersebut melakukan perdagangan dengan negara anggota akan mengalami kesulitan.

  1. KETERKAITAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Perdagangan internasional dan pertumbuhan ekonomi adalah dua konsep yang pergi bersama-sama, karena perdagangan internasional berkontribusi pada pertumbuhan negara, perekonomian dalam beberapa cara. Beberapa cara ini mencakup dampak impor dan ekspor, produktivitas spesialisasi, peningkatan dan peningkatan infrastruktur. Ekspor barang ke negara lain dapat berkontribusi pada pertumbuhan negara pengekspor dengan meningkatkan pendapatan negara itu.

Perekonomian nasional dari beberapa negara bahkan bergantung pada dan ditopang oleh ekspor mereka. Misalnya, beberapa negara penghasil minyak tergantung pada pendapatan dari ekspor minyak mentah dan turunannya untuk mempertahankan negara mereka. Beberapa negara sebenarnya merencanakan anggaran nasional mereka berdasarkan proyeksi atau perhitungan pendapatan yang diharapkan dari ekspor minyak. Selain minyak mentah, negara-negara lain juga sebagian mendasarkan anggaran nasional mereka pada pendapatan dari barang-barang seperti produk pertanian, batu mulia, dan bahkan teknologi. Ini merupakan salah satu cara di mana perdagangan internasional dan pertumbuhan ekonomi yang terkait.

Selain komoditas, perdagangan internasional dalam kerja juga merupakan cabang dari globalisasi. Imigran mengambil banyak dibutuhkan keterampilan untuk negara-negara di mana keterampilan yang diperlukan. Kebanyakan imigran dari kurang-negara maju mengirim uang ke kerabat di negara asal mereka, memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dari negara-negara tersebut. Mereka juga membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara-negara di mana mereka tinggal dengan berkontribusi terhadap produktivitas. Misalnya, pekerja migran sering bekerja di peternakan di mana mereka menyediakan tenaga kerja untuk membantu mempersiapkan makanan untuk dijual secara lokal dan internasional. Imigran lebih terampil seperti insinyur, dokter dan perawat memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara yang mereka pilih.