September 18, 2020
Penyesuaian diri remaja

Penyesuaian diri remaja

Penyesuaian diri remaja

Penyesuaian diri remaja

  1. Konsep dan proses penyesuaian diri

Makna akhir dari hasil pendidikan seorang individu terletak pada sejauh mana hal yang telah dipelajari dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan hidupnya.  Penyesuaian diri dapat diartikan sebagai cara untuk mempertahankan eksistensinya dengan membuat rencana untuk mengatasi berbagai macam konflik, kesulitan dan frustasi-frustasi secara efisien.

Penyesuaian diri adalah proses bagaimana individu mencapai keseimbangan diri dalam  memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungan,. Respon penyesuaian, baik dan buruk, secara sederhana dapat dipandang sebagai suatu upaya individu untuk mereduksi atau menjauhi ketegangan  dan untuk memelihara kondisi-kondisi yang lebih wajar. Penyesuaian sebagai proses ke arah hubungan yang harmonis antara tuntutan internal dan tuntutan eksternal.

Dalam melakakan penyesuian diri individu mendapatkan rintangan-rintangan , dalam hubungannya dengan rintangan tersebut ad individu yang dapat menyesuaikan secara positif, namun ada juga yang melakukan penyesuaian yang salah.

Dalam penyesuaian diri secara  positif individu akan melakukan penyesuaian menghadapi masalah secara langsung,  penyesuaian dengan melakukan eksplorasi, dengan coba-coba, dengan mencari pengganti, dengan menggali kemampuan diri, dengan belajar, inhibisi dan pengendalian diri, perencanaan yang cermat.

Kegagalan dalam penyesuaian diri secara positif, dapat mengakibatkan individu melakukan penyesuaian yang salah. Bentuk penyesuaian yang salah itu yaitu seperti reaksi bertahan dengan cara mencari-cari alasan, melemparkan kegagalan pada orang lain, dan memutarbalikan keadaan, reaksi menyerang, dan reaksi melarikan diri.

Berbagai faktor yang mengatur perkembangan dan terbentuknya pribadi secara bertahap yaitu kondisi fisik, perkembangan dan kematangan intelektual, sikap, moral, dan emosional, kondisi lingkungan , dan penentu kultural dan agama.

  1.  Permasalahan-permasalahan penyesuaian remaja

Tingkat penyesuaian diri dan pertumbuhan remaja sangat tergantung pada sikap orang tua dan suasana psikologi dab sosial dalam keluarga. Sikap orang tua yang menolak akan menyebabkan remaja tidak dapat menyesuaikan diri, orang tua yang otoriter menyebabkan remaja akn otoriter terhadap temannya dan cenderung menentang otoritas yang ada.

Penyesuaian remaja dengan kehidupan sekolah, permasalahan yang ditibulkan akn timbul ketika remaja memasuki jenjang sekolah yang baru. Persoalan lain yag dihadapi siswa seperti memilih sekolah.

  1.  Implikasi proses penyesuaian remaja terhadap penyelanggaraan pendidikan

Lingkungan sekolah mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan jiwa remaja. Dalam kaitannya dengan pendidikan, peranan sekolah pada hakikatnya sebagai rujukan dan tempat perlindungan jika anak didik mengalami masalah.  Oleh karena itu setiap sekolah menunjuk wali siswa yang akan membantu siswa yang menghadapi kesulitan dalam pelajaran, mempunyai masalah pribadi dan masalah penyesuaian diri maupun tuntutan sekolah.

Upaya yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses penyesuaian remaj khususnya disekolah yaitu menciptakan situasi sekolah yang menimbulkan rsa betah bagi anak didik, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, usaha memahami anak didik secara menyeluruh,menggunaka metode adan alat ajar yang menimbulkan gairah belajar, prosedur yang memperbesar motivasi belajar, ruang kelas yang memenuhi syarat kesehatan, tata tertib yang jelas, teladan para guru dalam berbagai segi pendidikan, program bimbungan dan penyuluhan yang baik.

Sifat guru yang efektif  seperti memberi kesempatan, ramah dan optimis, mampu mengontrol diri, mempunyai rasa humor, mengetahui dan mengakui kesalahan sendiri, jujur dan objektif memperlakukan siswa,  dan  menunjukkan pengertian dan rasa simpati akan menyebabkan remaja berkurang kemungkinannya untuk mengalami permasalahan-permasalahan.


Baca Juga :