Misi Menemukan Bumi Baru

Misi Menemukan Bumi Baru

Misi Menemukan Bumi Baru

Misi Menemukan Bumi Baru
Misi Menemukan Bumi Baru

KEINGINAN manusia untuk mencari tempat tinggal baru yang mirip dengan bumi tampaknya bukan khayalan.

Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA), pada 21 Juni, mengumumkan proyek pencarian bumi baru yang bernama Plato resmi memasuki tahap konstruksi.

Plato atau Planitary Transits and Oscillations of Stars merupakan satelit teleskop angkasa luar yang memantau ribuan bintang.

Proyek tersebut mempunyai misi mencari planet-planet baru, menemukan, dan mengarakterisasi planet luar tata surya (eksoplanet) di sekitar bintang yang mirip dengan matahari, bintang subgiant, dan bintang katai merah (red dwarf star).

Proyek tersebut merupakan kerja sama ESA dengan banyak pihak

, di antaranya German Aerospace Center (DLR) di Berlin, Jerman, yang akan memimpin misi secara keseluruhan, Institut Max Planck for Solar System Research (MPS) di Gottingen yang akan memimpin pemrosesan pengamatan di pusat data Plato, serta para peneliti dari University of Warwick yang akan memimpin proyek tersebut.

Satelit itu dicanangkan dengan tujuan mencari planet baru yang mirip dengan bumi tidak hanya dalam ukuran, tetapi juga potensi habitatnya.

Selain itu, proyek tersebut bertujuan menjelaskan pembentukan planet dan munculnya kehidupan.

Koordinator sains Plato Prof Don Pollacco berharap proyek baru

tersebut akan mampu menghasilkan sesuatu dalam ilmu pengetahuan.

“Peluncuran Plato akan memberi kita kesempatan untuk berkontribusi pada beberapa penemuan terbesar pada dekade berikutnya untuk menjawab pertanyaan mendasar tentang keberadaan kita, dan pada akhirnya dapat menyebabkan deteksi kehidupan ekstraterestrial,” ujar Don Pollacco.

Plato dilengkapi dengan 26 teleskop dan kamera terpisah.

Proses kerjanya akan menggunakan metode penemuan transit.

 

Baca Juga :

Posted on: April 8, 2020, by :