October 28, 2020
Komisi X Sistem Zonasi Sekolah Diterapkan saat Kondisi Belum Siap

Komisi X: Sistem Zonasi Sekolah Diterapkan saat Kondisi Belum Siap

Komisi X: Sistem Zonasi Sekolah Diterapkan saat Kondisi Belum Siap

Komisi X Sistem Zonasi Sekolah Diterapkan saat Kondisi Belum Siap
Komisi X Sistem Zonasi Sekolah Diterapkan saat Kondisi Belum Siap

Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menuai keluhan dari pihak siswa

yang hendak mendaftar ke sekolah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong sistem zonasi dievaluasi. Komisi bidang pendidikan DPR menilai, sebenarnya kondisi sekolah-sekolah Indonesia belum siap untuk mengikuti sistem zonasi.

“Sistem zonasi ini tujuannya bagus tapi belum bisa diterapkan,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR

, Hetifah Sjaifudian, kepada wartawan, Jumat (21/6/2019).

Baca juga:
Jokowi Minta PPDB Zonasi Dievaluasi

Sistem zonasi memerlukan prasyarat yang wajib dipenuhi. Bila prasyarat itu belum ada, maka sistem zonasi belum bisa diterapkan. Prasyarat pertama adalah meratanya sarana dan prasarana sekolah di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan temuan Panitia Kerja (Panja) Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Dasar dan Menengah Komisi X DPR, faktor sarana dan prasarana masih belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Data per Juli 2016 yang mereka kantongi menunjukkan ada 1.367.143 ruang kelas rusak yang butuh perbaikan.

Prasyarat kedua yang harus dipenuhi sebelum sistem zonasi diterapkan adalah ketersediaan guru.

Menurut Hetifah, sampai saat ini Indonesia kekurangan 988.133 guru PNS, namun jika didalami berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per Desember 2018 untuk data kebutuhan Guru SD (guru kelas, muatan lokal, penjaskes, seni/budaya/prakarya), angka kekurangan guru mencapai 1.168.806 guru.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/bikecomputer-pro/