Ditekuni, Puisi Bisa Janjikan Kehidupan

Ditekuni, Puisi Bisa Janjikan Kehidupan

Ditekuni, Puisi Bisa Janjikan Kehidupan

Ditekuni, Puisi Bisa Janjikan Kehidupan
Ditekuni, Puisi Bisa Janjikan Kehidupan

Bila ditekuni dengan sungguh-sungguh, menulis puisi juga bisa menjanjikan kehidupan

atau pendapatan yang menggiurkan. Namun, untuk sukses perlu proses dan perjuangan.

Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dalam sambutannya ketika membuka secara resmi lomba membaca puisi tingkat SLTA se-kabupaten setempat di gedung Sago Bungsu, Senin (711).

            “Selain menyalurkan hobi, ternyata menulis puisi juga bisa menjadi pekerjaan

yang menjanjikan asalkan keahlian yang digeluti itu ditekuni secara serius. Apalagi kalau tulisan tersebut mampu menembus pihak penerbit konvensional,” ujar Irfendi.

Tak hanya itu, lanjut Irfendi, puisi juga membuat seseorang bisa dikenal ditingkat nasional dan di dunia internasional. Bahkan salahseorang seniman dan penulis asal Luak Limopuluah Gus TF yang juga menjadi juri dalam lomba baca puisi ini, sudah pernah mendapatkan South East Asean Write Aword yaitu penghargaan paling bergengsi tingkat Asia Tenggara oleh Raja Thailand tahun 2015

“Kita ingin dari lomba baca puisi ini mampu melahirkan Gus TF muda yang bisa bicara di dunia internasional,” tutur Irfendi.

Menurut Irfendi, lomba baca puisi ini merupakan salahsatu upaya untuk mengembangkan budaya sastra Indonesia

 yang patut diapresiasi. Apalagi kalau acara itu dikembangkan menjadi lomba  tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan ini menurut Irfendi sangat tepat untuk menyalurkan bakat generasi muda ke hal-hal yang positif. Artinya, lomba tersebut tak hanya sekedar membangun budaya bangsa menuju bduaya literasi, namun juga mengarahkan generasi muda ke arah yang lebih baik.

“Puisi adalah salahsatu karya sastra yang harus dipelihara dan dikembangkan. Lomba membaca puisi ini juga bisa menghindari generasi dari kegiatan yang negatif. Karenanya Pemkab Limapuluh Kota mendukung upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya tersebut,” yakin Irfendi.

Anak Miskin Harus Sekolah :

 Dalam kesempatan itu Irfendi juga menekankan kepeduliannya terhadap terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, tidak ada alasan bagi anak pintar untuk tidak sekolah sekalipun mereka berasal dari keluarga miskin.

“Kalau ada anak pintar dari keluarga miskin yang tidak sekolah, datangi saya. Kita akan bantu mereka agar bisa tetap sekolah. Saya tidak mau ada anak pintar yang putus sekolah gara-gara tidak ada biaya,” tegas Irfendi.

 

Baca Juga :

Posted on: October 13, 2019, by :