Prioritas GGD Atasi Kesenjangan Pendidikan

Prioritas GGD Atasi Kesenjangan Pendidikan

Prioritas GGD Atasi Kesenjangan Pendidikan

Prioritas GGD Atasi Kesenjangan Pendidikan
Prioritas GGD Atasi Kesenjangan Pendidikan

Pekan ini lembaga riset pro-demokrasi Article 33 menggelar diskusi pendidikan,

menghadirkan para peneliti muda Indonesia, mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman sekaligus berkontribusi konkrit guna mengatasi kesenjangan pendidikan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Panel diskusi dialog pendidikan berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat Rabu (27/3), menampilkan panelis Sandy Juli Maulana, Peneliti Article 33 Indonesia, mebahas khusus . “Pendidikan di Garis Depan: Evaluasi Program Sekolah Garis Depan dan Guru Garis Depan, 2018.” Serta, Patrya Pratama, Direktur Eksekutif Lembaga INSPIRASI, Jakarta “Pengajaran di Daerah Terpencil, Pengalaman Indonesia Mengajar”

Direktur Eksekutif Article 33 Indonesia, Santoso, mengatakan beberapa seri dialog publik

terkait isu layanan pendidikan di wilayah 3T diharapkan dapat merumuskan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan menyangkut layanan pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terpencil, dan terdepan/terluar).

Beberapa perwakilan pemerintah/lembaga turut hadir sebagai partisipan, terutama pihak Kementerian dan Lembaga Pemerintah Republik Indonesia, Lembaga Riset Kebijakan, LSM, aktivis dan insan media terkemuka.

Laporan-laporan media terkemuka, seperti dikutip Kompas, bahwa Program Guru Garis Depan

(GGD) yang dilakukan pemerintah guna meningkatkan kecukupan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS ) di sekolah daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Namun, itu terkendala soal birokrasi dan budaya. Peneliti Article 33 Indonesia, Sandy J Maulana, mengatakan, program GGD memaksa pemerintah daerah memenuhi kebutuhan guru di area terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

“Pemenuhan guru bermutu di daerah 3T tak bisa diatasi dengan cara biasa,” kata Sandy, baru-baru ini di Jakarta.

 

Sumber :

http://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/cita-cita-syaikh-sudais/

Posted on: September 17, 2019, by :