Indonesia Siapkan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa Bumi

Indonesia Siapkan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa Bumi

Indonesia Siapkan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa Bumi

Indonesia Siapkan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa Bumi
Indonesia Siapkan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa Bumi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah menerjunkan tim untuk membangun sekolah-sekolah darurat di daerah terdampak gempa Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tim terus memastikan pembelajaran dapat berlangsung menggunakan fasilitas darurat.

“Kita menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar pembelajaran dapat berjalan,” kata Mendikbud di Sumbawa Besar, NTB, dikutip Jurnas pada Senin (30/7).

“Untuk sekolah yang rusak akan segera dilakukan rehabilitasi atau revitalisasi dengan membangun gedung sekolah baru. Intinya jangan sampai kerusakan mengganggu proses pembelajaran siswa,” lanjutnya.

Evakuasi lebih 500 pendaki yang terjebak

Upaya penyelamatan masih dilakukan untuk menjangkau 500 lebih pendaki

yang terdampar akibat tanah longsor di Gunung Rinjani, Lombok, Mataram sehari setelah gempa bumi dahsyat melanda wilayah itu.

Helikopter dan tim pencari dengan berjalan kaki telah dikerahkan untuk menjelajahi lereng gunung yang masih aktif itu. Smenentara tim penyelamat telah membuat suplai air dan makanan bagi mereka yang terdampar.

Gempa berkekuatan 6,4 SR melanda wilayah Lombok pada Ahad (29/07/2018) dan diikuti oleh sejumlah gempa susulan. Gempa seperti dilaporkan kiblatNET mengakibatkan tanah longsor, sehingga pendaki tidak dapat segera turun.

“Masih ada 560 orang yang terjebak,” kata kepala taman nasional Rinjani Sudiyono.

 

Mereka yang diyakini terjebak termasuk warga dari Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Thailand, dan Jerman, serta banyak negara lain. Setidaknya 16 orang tewas dalam gempa bumi di seluruh wilayah yang terkena dampak Lombok, sementara ratusan bangunan hancur.

Operasi penyelamatan di Gunung Rinjani kemungkinan akan berlangsung hingga setidaknya hari Selasa. Helikopter militer telah menjatuhkan pasokan makanan dan air di beberapa tempat di gunung.

“Untuk persediaan, mereka masih bisa bertahan selama satu hingga dua hari,”

kata Agus Hendra Sanjaya, juru bicara lembaga pencarian dan penyelamatan Mataram, kepada AFP. “Tidak ada pendaki yang terluka,” tambahnya.

 

Sumber :

http://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/tata-cara-masbuk/

Posted on: September 17, 2019, by :