Antisipasi LGBT, Disdik Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Antisipasi LGBT, Disdik Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Antisipasi LGBT, Disdik Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Antisipasi LGBT, Disdik Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak
Antisipasi LGBT, Disdik Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Juhana menilai faktor gaya hidup

serta ketidaktahuan setiap anak terhadap norma agama menjadi penyebab utama munculnya perilaku penyimpangan seksual seperti Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Guna mengantisipasinya, Disdik mengajak para orang tua siswa (ortusis), bersinergi mencegah kalangan pelajar mengalami penyimpangan seksual seperti LGBT.

“LGBT dimaknai sebagai penyimpangan prilaku seksual yang keluar dari qodratnya

. Penyebabnya bisa berupa faktor prenatal berupa gen atau bawaan hormon, hingga kesalahan asuh,” ujarnya, Senin (15/10).

Menurut Juhana, permasalahan ini tidak hanya tanggung jawab sekolah. Ortusis harus ikut mengawasi pergaulan para putra putrinya. Disatu sisi, pemerintah setempat tengah mengoptimalkan penanganan.

“Itu selaras dengan intruksi Bupati Bandung, agar semua elemen meningkatkan pengawasaan sesuai fungsi serta menyiapkan upaya-upaya bila melihat adanya gejala indikasi LGBT,” ungkapnya.

Khusus di Kabupaten Bandung, Juhana mengklaim belum ada laporan LGBT

di kalangan pelajar. Tetapi pihaknya selalu menyosialisasikan bahaya LGBT kapada guru dan pembina siswa melalui berbagai kegiatan di sekolah.

“Kami akan optimalkan peran fungsi guru BK dan pembina kesiswaan lalu bekerja sama dengan Dinkes, Dinsos, PKK, dan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) sebagai pencegahan,” imbuhnya

 

Baca Juga :

Posted on: August 8, 2019, by :