Keterbatasan Sarana Bukan Hambatan Berprestasi

Keterbatasan Sarana Bukan Hambatan Berprestasi

Keterbatasan Sarana Bukan Hambatan Berprestasi

Keterbatasan Sarana Bukan Hambatan Berprestasi
Keterbatasan Sarana Bukan Hambatan Berprestasi

Keterbatasan sarana olahraga di daerah tidak menjadi hambatan untuk terus berprestasi.

Aurel Asshelia Dewi, peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dari Kalimantan Utara meraih medali emas cabang renang, meskipun di daerahnya sarana berlatih kurang memadai.

Aurel mengaku meski dengan sarana yang terbatas, dengan berlatih keras, mengikuti arahan pelatih, dan doa orang tua dirinya mampu meraih hasil terbaik di nomor yang ia ikuti. Siswi SD Negeri 9 Kota Tarakan tersebut meraih emas di nomor 50 meter gaya dada putri untuk tingkat sekolah dasar.

“Bahagia bisa menampilkan yang terbaik, dan hasilnya juga baik,” kata Aurel, usai menerima medali, di kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (19/9/2018). Aurel mengatakan selama ini ia berlatih enam kali seminggu dan satu kali latihan fisik. Ia bertekad untuk tidak cepat berpuas diri dan berlatih lebih keras lagi.

Ia langsung menghampiri pelatihnya yang turut hadir di kolam renang UNY

siang itu. Pelatih Aurel, Yonathan Yus, turut gembira dengan hasil maksimal yang diraih anak didiknya. Yonathan mengatakan bahwa di daerahnya belum ada kolam renang berstandar nasional atau internasional, namun ia memanfaatkan sarana yang tersedia untuk membekali anak-anak didiknya dengan latihan-latihan yang bisa mengeluarkan potensi tiap anak.

Yonathan berharap ajang O2SN ini terus dilaksanakan tiap tahun

, cabang olahraganya ditambah, dan nomor-nomor yang dilombakan juga ditingkatkan. “Nomor-nomornya ditambah dan pesertanya juga diperbanyak, biar jadi ajang pencarian bakat atlet masa depan,” kata Yonathan.

 

Baca Juga :

 

 

Posted on: July 27, 2019, by :