Pengertian Sel dalam Biologi

Pengertian Sel dalam Biologi

 

Pengertian Sel | Cella (Latin) atau sel berarti ruangan kecil. Pengertian sel secara umum adalah unit dasar fungsional dan biologis dari semua organisme hidup. Pengertian sel dapat juga berarti unit terkecil dari kehidupan yang mampu memperbanyak diri secara independen dan seringkali sel disebut sebagai “building blocks of life”. Ilmu yang mempelajari sel adalah biologi sel. Pengertian sel yang lain adalah ruangan kecil yang dapat menampung peralatan hidup/biologis yang dibutuhkan untuk membuat organisme tetap hidup dan lestari. Organisme tersebut dapat berupa satu sel dan dapat juga berupa multiselular contohnya adalah hewan mamalia.
Dalam memahami pengertian sel itu sendiri anda harus membaca tentang teori sel, pengertian sel tumbuhan dan apa itu sel hewan. Selain itu, ada baiknya membaca perbedaan antara sel prokariotik dan eukariotik serta perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan.
Sel sebagai unit fungsional dan biologis terkecil artinya memiliki ciri-ciri makhluk hidup dalam satu sel tersebut serta dapat melaksanakan perbanyakan diri yang umumnya adalah pembelahan diri.
Sekian ulasan tentang pengertian sel dalam biologi, saya harap anda membaca juga tulisan lain pada tulisan terkait dibawah ini agar lebih memahami pengertian dan definisi sel tersebut
Pengertian sel 1
Sel tumbuhan

 

Pengertian sel 1
Sel hewan

Sejarah dan Teori Sel

Sejarah perkembangan tentang ditemukannya sel dapat kamu ketahui melalui beberapa ahli-ahli biologi berikut ini.

  1. Anton van Leeuwenhoek(1632-1723): Ilmuwan pertama kali yang dapat melihat protozoa melalui mikroskop.
  2.  Tahun 1666: Robert Hooke (1635-1703) orang pertama yang kalinya memperkenalkan tentang istilah sel.
  3. Tahun 1835: Falix Dujardin menyatakan behwa isi sel merupakan bagian yang penting pada sel.
  4. Tahun 1839: J. Purkinye memperkenalkan istilah protoplasma.
  5. Tahun 1838-1839 Mathias Jokab Schlieidendan Theodor Schwann merumuskan teori sel, bahwa tubuh semua hewan dan tumbuhan terdiri atas sel-sel.
  6. Tahun 1858: Rudolf Virchowmerumuskan teori sel, bahwa setiap sel berasal dari sel-sel sebelumnya atau omnis cellula e cellula.

2. Komponen Kimiawi sel

Sel memiliki beberapa komponen kimiawi yaitu sebagai berikut.

  1. Air, berfungsi untuk melangsungkan proses metabolisme.
  2. Karbohidrat, terdiri atas monosakarida, disakarida, dan polisakarida; berfungsi sebagai sumber energi utama, komponen dinding sel dan eksoskeleton.
  3. Lemak, disusun oleh asam lemak dan gliserol; berfungsi sebagai sumber energi cadangan.
  4. Protein, merupakan rangkaian polipeptidal yang disusun oleh asam-asam amino; berfungsi untuk pergerakan (aktin dan miosin), pertahanan tubuh (antibodi), struktural (kolagen kulit), menyimpan makanan (zeatin biji), sinyal (hormon), katalis (enzim), dan transportasi (hemoglobin).
  5. Asam nukleat, merupakan polimer nukleotida yang disusun oleh gula pentosa, fosfat, dan basa: asam deoksiribonukleat (DNA) berfungsi dalam mengatur sistesis protein, asam ribonukleat (RNA) membawa kode genetika DNA ke sitoplasma.

3. Macam Sel

Sel dibedakan menjadi sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik, antara lain ditemukan pada bakteri. Sedankan  sel eukariotik makhluk hidup tingkat tinggi, seperti tumbuhan dan hewan. Adapun ciri-ciri sel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Macam Sel Ciri-CIri
Sel prokariotik Materi inti berupa DNA yang tidak bermembran (nukleoid); memiliki dinding sel, kloroplas (pada beberapa sel), kromosom tunggal DNA, flagela, membran plasma, ribosom, vakuola, dan vesikel.
Sel eukariotik Memiliki inti sel yang bermembran, memiliki banyak kromosom yang tersusun atas DNA dan protein, memiliki organel-organel sel yang komplit.
Anatomi sel prokariotik dan sel eukariotik

baca juga : ciri-ciri kingdom animalia

Posted on: May 18, 2019, by :