Pengertian tanah

Pengertian tanah

 Pengertian tanah

 Pengertian tanah
Pengertian tanah

Tanah adalah

suatu hasil dari proses pelapukan batuan dan sisa bahan organik.Tanah juga memiliki bagian-bagian tertentu misalnya tanah humus, debu, pasir, butiran liat dan masih banyak bagian dari tanah.

Menurut ahli tanah, secara edafologik, tanah dapat didefinisikan sebagai tubuh alam yang berdimensi dalam dan luas yang merupakan hasil pelapukan dan sintesis bahan-bahan asalnya dan merupakan tempat tumbuh tanaman karena menyediakan unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman. Sedangkan regolit merupakan semua produk hasil dari pelapukan batuan baik yang masih berukuran cukup besar maupun yang sudah halus. Tanah sendiri merupakan bagian dari regolit yang posisinya di atas permukaan bumi.

Perbedaaan tanah dan bagian bawah regolit dapat dipahami dari posisi tanah yang berada di atas permukaan bumi. Dengan posisi itu maka tanah akan mengalami hancuran iklim yang lebih intensif dari pada bagian bawah regolit. Sehingga, akan terdapat lebih banyak banyak unsur yang tersedia bagi tanaman. Oleh karena itu, jumlah mikroorganisme dan akar tanamannya lebih banyak. Perbedaan tingkat intensitas dari tanah secara vertikal sendiri akan menghasilkan horison-horison tertentu.

Tanah merupakan hasil pelapukan batuan dikelompokkan dalam 2 grup besar, yaitu:

  1. Tanah yang terjadi oleh penumpukan produk pelapukan batuan ditempat asalnya(tanah residuatau residual soils)
  2. Tanah yang terjadi oleh produk pelapukan yang kemudian terbawa ke tempat lain(tanah sedimen atau transported soils)

 

Beberapa definisi tanah menurut berbagai pendekatan disiplin ilmu

  1. Pendekatan Geologi (Akhir Abad XIX), Tanah adalah lapisan permukaan bumi yang berasal dari bebatuan yang telah mengalami serangkaian pelapukan oleh gaya-gaya alam,sehingga membentuk regolit (lapisan partikel halus).
  2. Pendekatan Pedologi (Dokuchaev 1870), Pendekatan Ilmu Tanah sebagai Ilmu Pengetahuan Alam Murni. Kata PedoI = gumpal tanah. Tanah: adalah bahan padat (mineral atau organik) yang terletak dipermukaan bumi, yang telah dan sedang serta terus mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor: Bahan Induk, Iklim, Organisme, Topografi, dan Waktu.
  3. Pendekatan Edaphologis (Jones dari Cornel University Inggris), Kata Edaphos = bahan tanah subur.  Tanah adalah media tumbuh tanaman.

Perbedaan Pedologis dan Edaphologis

  1. Kajian Pedologis

Mengkaji tanah berdasarkan dinamika dan evolusi tanah secara alamiah atau berdasarkanPengetahuan Alam Murni. Kajian ini meliputi: Fisika Tanah, Kimia Tanah, Biologi tanah, Morfologi Tanah, Klasifikasi Tanah, Survei dan Pemetaan Tanah, Analisis Bentang Lahan, dan Ilmu Ukur Tanah.

  1. Kajian Edaphologis Mengkaji tanah berdasarkan peranannya sebagai media tumbuh tanaman. Kajian ini meliputi: Kesuburan Tanah, Konservasi Tanah dan Air, Agrohidrologi, Pupuk dan Pemupukan, Ekologi Tanah, dan Bioteknologi Tanah.

 

Definisi Tanah (Berdasarkan pengertian yang menyeluruh)

Tanah adalah lapisan permukaan bumi yang secara fisik berfungsi sebagai tempat tumbuhdan berkembangnya perakaran penopang tegak tumbuhnya tanaman dan menyuplai kebutuhan air dan udara, secara kimiawi berfungsi sebagai gudang dan penyuplai hara atau nutrisi (senyawa organik dan anorganik sederhana dan unsur-unsur esensial dan secara biologiberfungsi sebagai habitat biota (organisme) yang berpartisipasi aktif dalam penyediaan hara tersebut dan zat-zat aditif (pemacu tumbuh, proteksi) bagi tanaman, yang ketiganya secara integral mampu menunjang produktivitas tanah untuk menghasilkan biomass dan produksi baik tanaman pangan, tanaman obat-obatan, industri perkebunan, maupun kehutanan.

Baca Juga : 

Posted on: April 29, 2019, by :