Mengacu ke Opsi A DPR Duga Staf Kapolri Salah Kutip

Mengacu ke Opsi A DPR Duga Staf Kapolri Salah Kutip

Mengacu ke Opsi A DPR Duga Staf Kapolri Salah Kutip

Mengacu ke Opsi A DPR Duga Staf Kapolri Salah Kutip
Mengacu ke Opsi A DPR Duga Staf Kapolri Salah Kutip

Jakarta – DPR menduga kesalahan dokumen berisi opsi A

yang dibawa Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) adalah kesalahan stafnya. DPR pun kembali mengundang Kapolri setelah tanggal 28 Mei 2010.

“Dugaan saya ada staf Polri yang salah meng-quote dari prakata awal. Karena dalam rekomendasi memang dicantumkan juga pandangan fraksi yang mendukung opsi A. Namun jelas sekali kesimpulan dan rekomendasi paripurna DPR adalah memilih opsi C,” ujar pimpinan rapat tim pengawas rekomendasi hak angket Century Priyo Budi Santoso.

Hal itu disampaikan Priyo

Usai rapat internal membahas kesalahan Kapolri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2010). Priyo menambahkan, DPR sudah berpandangan Kapolri telah menindaklanjuti rekomendasi DPR dalam sidang paripurna yang memilih opsi C, yang menyatakan bailout bermasalah. Namun, dokumen yang dibawa Kapolri adalah opsi A (bailout tidak bermasalah).

 

“Kita maklumi

Kita memberikan waktu kepada jajaran Kapolri untuk merevisi. Karena ini kesalahan kecil tapi sangat substansial,” jelasnya.

DPR yakin Kapolri tidak sengaja membawa dokumen yang salah itu. “Oleh karena itu kami akan mengundang Kapolri kembali setelah tanggal 28,” tandas Wakil Ketua DPR dari Golkar ini.

Baca Juga : 

Posted on: April 15, 2019, by :