Kompetensi baca siswa SD di Indonesia lemah

Kompetensi baca siswa SD di Indonesia lemah

Kompetensi baca siswa SD di Indonesia lemah

Kompetensi baca siswa SD di Indonesia lemah
Kompetensi baca siswa SD di Indonesia lemah

Kemampuan membaca, matematika dan sains dasar pelajar Sekolah Dasar (SD)

di Indonesia, masih tertinggal dengan negara-negara lain.

Salah satu penyebabnya ialah, masih lemahnya kemampuan penyelesaian soal berbentuk cerita yang membutuhkan proses pemecahan masalah kontekstual.

Hal ini disampaikan oleh Aguswan Khotibul Umam saat melaksanakan ujian terbuka program doktor di Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) belum lama ini.

Berdasarkan data Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS)

yang meneliti siswa kelas IV SD Indonesia, prestasi membaca siswa Indonesia sangat rendah.

“Menurut penelitian tersebut, terdapat permasalahan pada pemahaman membaca siswa SD di Indonesia. Padahal, kompetensi membaca, menulis dan berhitung anak pada setiap level pendidikan merupakan faktor penentu keberhasilan akademik anak,” kata Agus di Yogyakarta, Selasa (21/1/2014).

Selanjutnya, Agus menuturkan, kemampuan membaca siswa Indonesia berada pada urutan ke-45 dari 49 negara yang diteliti. Skor Indonesia (405) berada di atas Qatar (353), Maroko (323) dan Afrika Selatan (302).

Menurut Agus, para siswa yang mengalami persoalan pemahaman membaca

, akan bermasalah dalam mencapai prestasi matematika, termasuk dalam penyelesaian soal cerita matematika.

Rendahnya kompetensi membaca guru, berimplikasi pada lemahnya kualitas pengajaran membaca. Selain itu lingkungan literasi keluarga, kurangnya penguasaan kosakata siswa serta rendahnya motivasi membaca siswa juga menjadi faktor penyebab kompetensi membaca siswa SD Indonesia rendah,” jelasnya.

Staf Pengajar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Jurai Siwo Metro, Lampung ini menjelaskan, berdasarkan penelitiannya terhadap 350 pelajar SD. Terlihat jika pemahaman soal cerita matematika bisa dijelaskan secara bersama-sama.

 

Baca Juga :

 

 

Posted on: March 26, 2019, by :