Sekolah Wajib Punya Mitra Industri

Sekolah Wajib Punya Mitra Industri

Sekolah Wajib Punya Mitra Industri

 

Sekolah Wajib Punya Mitra Industri

 

Sekolah wajib punya mitra industri

Hal ini disampaikan oleh KepaladBidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK), Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin R Mulyadin, menurutnya Dalam rangka revitalisasi, link and match dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha (DUDI) merupakan hal yang penting. Setiap sekolah harus membangun mitra.

Link and match sangat penting

Setiap sekolah harus punya mitra. Kita serius membangun mitra ini. Sehingga nanti SMK tidak lagi dicap sebagai penyumbang pengangguan di Indonesia,” ujar Dodin saat ditemui Selasa, 23 Oktober 2018.

Pemerintah akan memfasilitasi sekolah yang akan bermitra dengan industri. Dodin menegaskan, sekolah harus dapat berkomunikasi dengan industri. Selain itu, sekolah harus melapor ke Dinas Pendidikan Jawa Barat dan pihak kementerian.

“Kemarin sudah ada 20 industri yang secara simbolis bekerjasama dengan sekolah

Nanti akan diundang secara khusus industri-industri yang bekerjasama dengan sekolah. Minimal ada 200 industri dengan sekolah,” ujar Dodin.

Bentuk kerjasama yang dilakukan oleh industri dengan sekolah bisa berupa pelatihan untuk guru, tempat praktik siswa, memberikan bantuan peralatan, hingga menyerap lulusan SMK langsung dipekerjakan di industri tersebut.

Pemerintah terus menggencarkan Revitalisasi SMK

salah langkah revitalisasi tersebut adalah link and match dengan industry.Menurut buku Strategi Implementasi Revitalisasi SMK : 10 Langkah Revitalisasi SMK, oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terdapat sepuluh langkah revitalisasi.

Sepuluh langkah revitalisasi tersebut, yaitu revitalisasi sumber daya manusia,  membangun Sistem Administrasi Sekolah (SAS) berbasisSistem Informasi Managemen (SIM), link and match dengan industri, kurikulum berbasis industri, teaching factory, penggunaan Media Video Tutorial dan Portofolio Berbasis Video e-Report Skill, Uji Sertifikasi Profesi, pemenuhan sarana dan prasarana, mengembangkan Kearifan Lokal dan peran SMK Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal.

 

Sumber : https://pengajar.co.id/

Posted on: January 20, 2019, by :