Pembelajaran Metode Karyawisata (Field-Trip)

Pembelajaran Metode Karyawisata (Field-Trip)

Pembelajaran Metode Karyawisata
Pembelajaran Metode Karyawisata

Karyawisata dalam arti metode mengajar mempunyai arti tersendiri, ber beda dengan karyawisata dalam arti umum. Karyawisata di sini berarti kunjungan ke luar kelas dalam rangka belajar.
Contoh: Mengajak siswa ke gedung pengadilan untuk mengetahui system peradilan dan proses pengadilan, selama satu jam pelajaran. Jadi, karyawisatadi atas tidak mengambil tempat yang jauh dari sekolah dan tidak memerlukan waktu yang lama. Karyawisata dalam waktu yang lama dan tempat yang jauh disebut study tour.

Langkah- langkah Pokok dalam Pelaksanaan Metode Karyawisata


1. Perencanaan Karyawisata

  • Merumuskan tujuan karyawisata.
  • Menetapkan objek kayawisata sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
  • Menetapkan lamanya karyawisata.
  • Menyusun rencana belajar bagi siswa selama karyawisata.
  • Merencanakan perlengkapan belajar yang harus disediakan.

2. Pelaksanaan Karyawisata
Fase ini adalah pelaksanaan kegiatan belajar di tempat karyawisata dengan bimbingan guru. Kegiatan belajar ini harus diarahkan kepada tujuan yang telah ditetapkan pada fase perencanaan di atas.

3. Tindak Lanjut
Pada akhir karyawisata siswa diminta laporannya baik lisan maupun tertulis, mengenai inti masalah yang telah dipelajari pada waktu karyawisata.


  1. Tujuan Karya Wisata

Tujuan karya wisata untuk peserta didik adalah untuk menumbuhkan dan meningkat aspek fisik, kognitif kreatifitas, bahasa, seni, moral agama, social emosional, kehidupan bermasyarakat, serta penghargaan pada karya dan jasa orang-orang tertentu. Tujuan karya wisata juga perlu dikaitkan dengan tema-tema yang sudah ditetapkan pada program kegiatan pembelajaran.

  1. Sasaran Karya Wisata

Sesuai dengan tujuan pengembangan fisik kognitif dan kreatifitas bahasa, seni, moral agama, social emosional, kehidupan bermasyarakat, serta penghargaan pada karya dan jasa orang-orang tertentu. Maka berikut adalah contoh sasaran karya wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan peserta didik:

  1. Dunia binatang

Antara lain:

–       Peternakan sapi, kuda, kelinci, ayam, bebek, kambing, dan babi.

–       Perikanan, udang, bandeng, dll

–       Kebun binatang

–       Oceanorium

–       Taman burung

–       Museum binatang

–       Atraksi aneka satwa

Manfaat dari berkarya wisata ke objek dunia ninatang adalah peserta didik mampu memahami jenis binatang, tempat hidupnya, dan semua hal yang berhungan dengan binatang.


  1. Dunia tanaman

Antara lain:

–       Perkebunan sayur, buah, dll

–       Kebun raya

–       Hutan wisata

–       Daerah pertanian

Manfaat dari mengunjungi objek dunia tanaman adalah untuk memberikan berbagai pengetahuan tentang dunia tanaman

  1. Dunia kerja

Antara lain:

–       Pendidik

–       Dokter atau perawat

–       Polisi

–       Petugas air, listrik, telepon, dll

Manfaat dari mengunjungi objek dunia kerja adalah untuk memberikan pemahaman dan gambaran tentang dunia kerja kepada peserta didik.


Posted on: September 23, 2018, by :